The Host

You will be one of us

Fast and Furious 6

All roads lead to this

5cm. Movie

Five friends, two loves, and one dream

Java Heat

Nothing is as it seems

Hansel and Gretel Witch Hunters

Classic tale, new twist

Rabu, 30 April 2014

Comic 8





 Salah satu film Indonesia yang menurut gua bagus yaitu comic 8 ini. Itu karena genrenya yang bisa dibilang langka untuk film Indonesia, yaitu comedy-action. Yaaa, tau sendiri lah ya kebanyakan film Indonesia itu ga jauh-jauh dari drama dan horror++ . Kenapa gua kasih ++ ? karena film dengan genre horror di Indonesia kebanyakan mengandung unsur ....... (isi sendiri deh).

 Film ini dibintangi oleh para stand up comedy-an atau sering disebut komik / komika, dan juga beberapa artis lainnya. Mungkin masih banyak orang yang ga terlalu tau apa itu stand up comedy dan komik, tapi kalo sering nonton tv coba diliat stasiun tv swasta k*mpas tv & m*tro tv. Disitu sering ada stand up comedy kok. Malah di k*mpas tv sendiri ada ajang pencarian komik looh dan jurinya itu ada Om Indro Warkop sama Raditya Dika. Nah, untuk para comic yang main di film ini diambil dari para juara dan finalis dari ajang tersebut. Gua sendiri sih ga terlalu ngikutin banget acara ajang tersebut, cuma tau aja beberapa komik pernah main di serial komedi malam minggu miko punyanya bang Radit.

 Nah gua sendiri tadinya ga pengen-pengen banget nonton ini film, tapi karena rekomendasi dari temen, twitter yang rame banget ngomongin film ini katanya penuh mulu, dan ternyata ada Ge Pamungkas si abang ketjeeeh *lebay* yaa walaupun dia cuma sedikit munculnya di film ini tetep aja ketjeeeh hiks, maka jadilah gua nonton film ini. Pas gua nonton, bener deh bioskopnya ampe penuh :|

 Awal mula cerita di film ini masih bisa diterima oleh akal lah, yaitu perampokan di sebuah bank. Tapi yang ga masuk akal ya para komiknya itu, mereka perampok tapi yaaa geblek laah hahaha. Pas dipertengahan mulai ada gejolak-gejolak cinta *apasih . Maksudnya adegannya makin seru dan panas (deket kompor), soalnya cerita disini mulai diputar balik, makannya gua bilang seru. Para perampok tadi ternyata pasien rumah sakit jiwa yang diperdaya oleh dokter Pandji yang jahat. Sang dokter bekerja sama dengan suster yang enggak cantik dan sok seksih si mba Nikita. Tapi di adegan selanjutnya, cerita film ini diputar lagi menjadi semakin rumit. Para perampok ternyata disuruh pura-pura menjadi pasien rumah sakit jiwa oleh Om Indro, agar dapat mengetahui maksud dan tujuan dari dokter Pandji tersebut. Setelah bank berhasil dirampok, para perampok dan Om Indro berhasil menjebak sang dokter sehingga dia tertangkap polisi. Namun, sang suster berhasil kabur dan menemui otak dari perampokan ini, yaitu Bos Cak Lontong. Tapi semuanya sudah terlambat, akhirnya suster Nikita dan Bos Cak Lontong pun ikut tertangkap.

 Setiap gua nonton film, pasti ada pelajaran yang didapat. Untuk film ini ada beberapa yang dapat diambil pelajaran, yaitu:

  1. Cintailah produk-produk Indonesia *ala engkoh2 di tv*
  2. Biasanya gua suka nebak2 ending film dan selalu bener, giliran film ini salah -_- . Jangan suka nebak2 ending film deh, kalo salah bikin bete wkwkwk
  3. Kenapa pas adegan tembak2an justru mba Nikita yang sering disorot  ? *Tonton sendiri aja ya. Kenapa selalu wanita cantik & seksi yang jadi pancingan untuk tipu daya menggoda agar medapatkan sesuatu ? Ya pesannya sih, jangan suka merendahkan / bikin image seorang wanita itu jelek ya.
  4. Di film ini seorang pengamen & banci aja bisa jadi perampok. Itu menunjukkan ga selalu orang lemah bisa dianggap remeh, intinya sih jangan liat orang dari tampilan luarnya ya
Sekian dan sampai jumpa..... :)

Jumat, 07 Maret 2014

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Pada suatu hari gua ke bioskop *lupa abis nonton apa cuma nongkrong*, gua liat ada poster seperti ini

entah kenapa setelah melihat poster itu, gua jadi teringat guru b.indonesia semasa SMA. Dia pernah cerita tentang sebuah novel sastra berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karangan Hamka. Gua emang suka banget nonton film, tapi kebanyakan film-film luar negeri yang sering gua tonton. Karena keingetan cerita guru gua itu, maka penasaranlah gua sama filmnya.
Nonton film emang paling ga enak kalo sendirian, jadi gua pun mengajak teman-teman kampus. Tetapi yaa namanya mahasiswa, waktu itu ada saja yang berdalih kalo lagi nggak punya uang. Akhirnya gua memutuskan untuk mengajak teman rumah, dan jadilah kami nonton. Memilih tempat mana yang paling murah, akhirnya kami memutuskan untuk nonton di salah satu mall besar di daerah Tangerang.
Di awal film, kami tertawa-tawa dikarenakan logat bahasanya dari daerah seberang, jadinya terdengar lucu. Baru ada kurang lebih setengah jam, tiba-tiba layarnya mati, dan ternyata satu bioskop itu mati semua -_- . 1, 2, 3, 4..... tak kunjung nyala. Akhirnya setelah kurang lebih 15 menit baru nyala, ga habis pikir aja mall sebesar itu masa bioskopnya mati hffptt.
Sudah lupakan saja insiden itu, di pertengahan film hingga akhir,  mulailah ada gejolak emosi *lebay. Dari yang tadinya membenci hayati dan suaminya, menertawakan jongosnya zainuddin, sampai merasa kasian pada zainuddin, lengkap sudah di film ini. Ada satu adegan dimana gua bingung harus berbuat apa, yaitu ketika zainuddin menangis dengan logat daerah seberangnya karena melihat hayati dalam keadaan sekarat. Di satu sisi, gua bener-bener amat sangat hampir mau menangis *apasih. Baru aja menitikkan air mata, eh temen gua malah ketawa-tawa terus pas ngeliat ke gua dia malah ngeledekin, kan males banget yeee. Kenapa temen gua ketawa ? Karena dia denger logat bahasa daerahnya zainuddin, terus si zai itu nangisnya sambil ileran di mukanya hayati. Bayangin, coba bayangin, di adegan romantis dan sedih si zainuddin malah ileran coy ILERAN *oke itu lebay* abis itu gua langsung ngakak padahal ga ada yang ketawa -_- .
Habis sudah filmnya kami tonton, dari sana mungkin dapat diambil pelajaran, yaitu:
1. Walaupun tempat bagus tetapi tiket murah, jadi yaa fasilitas kurang
2. Jangan pernah ingkar janji, terutama soal cinta
3.  Hati-hati dengan karma
4. Air susu harusnya dibalas dengan air susu juga *apasih
5. Satu lagi, jangan pernah ileran di muka cewek  :p

Senin, 17 Juni 2013

Kampus IT

Di Indonesia ada banyak universitas / kampus yang lebih dikhususkan dalam bidang IT. Salah satu
kampus teknologi informasi yang akan dibahas kali ini adalah kampus yang berada di Jakarta Selatan, tepatnya di Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, 12260. DKI Jakarta, Indonesia. Tempat kuliah di Jakarta ini memiliki banyak fakultas, yang salah satunya adalah Fakultas Teknologi Informasi. FTI memiliki tujuan sebagai berikut :
  1. Menghasilkan lulusan yang cerdas dan berbudi luhur untuk menjadi anggota masyarakat yang mampu menerapkan (profesional) dan mengembangkan khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi (kemampuan akademik) .
  2. Menghasilkan penelitian dan karya ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi maupun journal internasional yang bereputasi
  3. Menghasilkan lulusan yang mampu menyebarluaskan dan mengupayakan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  4. Menghasilkan kegiatan kerjasama dengan institusi pemerintah maupun swasta dengan prinsip kesetaraan dalam mendukung kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. 


Universitas Jakarta selatan ini memiliki banyak fasilitas yang dapat meunjang kegiatan selama berada di kampus ini. Beberapa fasilitas tersebut yaitu :
Lab Arsitek
Lab Komputer
Gedung Kuliah
Gedung Pertemuan
Kantin
Lab Teknik
Perpustakaan
Ruang Theater
Sarana Olahraga
Student Lounge
Wifi Area dan masih banyak lagi.

Selasa, 11 Juni 2013

Universitas di Jakarta Selatan



Ada banyak sekali universitas di Jakarta, baik yang negeri maupun swasta. Namun, untuk universitas terbaik Jakarta mungkin hanya sedikit. Terlebih jika spesialisasi untuk kampus komputer, Budi Luhur adalah salah satu universitas di Jakarta Selatan yang merupakan

Kampus teknologi informasi karena cenderung dibidang IT.

Namun, di kampus ini tidak hanya jurusan IT saja yang tersedia. Ada beberapa jurusan lain untuk program S1, yaitu : 


1. Fakultas Ekonomi 
    a. Program Studi Akuntansi 
    b. Program Studi Manajemen

2. Fakultas Teknologi Informasi
    a. Program Studi Teknik Informatika 
    b. Program Studi Sistem Informasi
    c. Program Studi Sistem Komputer 
     
3. Fakultas Ilmu Komunikasi
    a. Broadcast Journalism 
    b. Public Relations 
    c. Visual Communication Design (DKV) 
    d. Creative Advertising

4. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    a. Ilmu Hubungan Internasioal


5. Fakultas Teknik
    a. Program Studi Teknik Elektro 
    b. Program Studi Teknik Arsitektur


Perguruan tinggi di Jakarta yang menerapkan konsep cerdas dan berbudi luhur ini bertekad untuk menjadi kampus terbaik di Indonesia memiliki visi dan misi sebagai berikut :

VISI


Menjadi Universitas unggulan di Indonesia berbasis teknologi Informasi dan komunikasi untuk mencapai standar mutu tertinggi pada tahun 2020 yang menghasilkan lulusan cerdas berbudi luhur

MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di Indonesia.
  2. Memfasilitasi dan memotivasi sivitas akademika untuk dapat memiliki hak atas kekayaan intelektual sebagai aktualitas pencapaian mutu penelitian.
  3. Melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas sebagai bentuk nyata kepedulian universitas.
  4. Menyelenggarakan kerjasama dengan institusi pemerintah maupun swasta dengan prinsip kesetaraan.
  5. Menyelenggarakan perguruan tinggi dengan akuntabilitas, kemandirian dan tata kelola berbasis sistem mutu.
  6. Mewujudkan manajemen akademik yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup seluruh sivitas akademika.


advertisement